Sunday, 8 May 2016

Ada Apa Dengn Cinta 2 (AADC 2)

Kata orang mempertahankan sesuatu lebih sult daripada mendapatkanya. Mungkin itu pula yang terbersit di benak Para kreatif dan kru saat akan membuat sekuel film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2), Maklum film AADC pertama menurut saya film yang sudah menjadi cult. Gw membayangkan, yang mau nonton aja deg-degan nah lo kebayang gak, gimana kalutnya yang buat tuh film (hehe).


Dengan perasaan excited, sedikit berdebar-debar (karena beli tiketnya mepet jam tayang) gw sama istri gw pun nonton juga tuh film AADC2. Filmnya sendiri dimulai dengan Cinta dan yang lain memutuskan untuk liburan bersama ke yogyakarta. Ditempat lain Rangga yang sekarang berdomisili di New York dan membuka usaha coffee shop bersama kawan bulenya (yang bernama Rob tapi Barista cwnya gw lupa namanya) tiba-tiba mendapat kunjungan dari adik tirinya yang berasal dari Jogja yang memberitahukan sebuah kabar yang membuat Rangga pun memutuskan berangkat ke Jogja. Dan di Jogja akhirnya mereka bertemu.

 Demi melihat seperti apakah sosok Rangga dan gengnya Cinta yang telah tumbuh dewasa (Sayang gak ada Ladya Cheryl hiks, yang Gw ngefans dari SMA..) Karakter Cinta terlihat lebih matang dan selalu cantik seperti biasanya namun dari segi sifat tidak terlalu berbeda dengan Cinta yg dahulu kita kenal. Yang mengagetkan saya justru Rangga yang bertransform dari lelaki misterius menjadi pria yang dewasa kepribadianya tidak sedingin di Film AADC terdahulu karismatik tapi tetap membumi. Mili yang selalu lucu dengan (bahkan klo diem aja ngegemesin) Maura yang udah jadi "Nyonya" dan Karmen yang menurut saya berubah dari yang tomby jadi lebih wise banget deh....(ini karakter paling keren sih kalo kata gw) setelah mengalami pengalaman pahit dalam hidupnya. Yang gw rasakan film ini sangat jujur sangat manusiawi tidak berlebihan (in a good way). Cinta yang selalu jaim didepan Rangga bisa tiba2 marah bisa tiba2 seneng trus baikan lagi (all the girls stuff), Tapi Rangga kini lebih bisa menghadapi wanita seperti Cinta (gw ngebayangin Mungkin Doi selalu membaca nasihat tentang wanita di 9gag, if u know what I mean).

Riri riza juga sepertinya ingin memuaskan keinginan para fans dengan memberikan ending yang sangat memuaskan. Bahkan ada scene yang membuat bini gw pengen nangsi bahagia. Overall film ini sederhana tapi sangat menyentuh. Well Done lah Mbak Miles sama Mas Riri. Pokoknya tontonlah tuh film dijamin okey lah. FYI jangn beranjak pada saat bagian credit title, ada scene menarik disitu....(ala ala Avenger)

No comments:

Post a Comment